Rabu, 09 September 2009

tak terbaca part 2

dengan muka pasrah, dan langkah gontai, saya kembali lagi ke rumah. jujur saya sedih sekali, saya kira saya sudah bisa langsung membacanya, ditemani oleh cemilan cemelian manis buatan ibu. tetapi, sepertinya saya harus menunda dulu, saya harus putar otak bagaimana caranya supaya saya bisa membaca buku itu. saya seperti masuk ke dalam riddle game, dimana otak saya harus dibuat kusut dulu untuk menemukan kunci pembukanya. well, langkah pertama yang terbesit diotak saya adalah klenik,, ya saya harus menemui dukun, tidak bisa tidak!!
dukun yang saya temui sudah tua usianya, kalau tidak salah namanya embah gugel. nama yang cukup antik di dunia perdukunan. sepak terjangnya ?woooo,,tidak diragukan lagi.
LOUIS BRAILLE, keluar sebuah nama dari si embah. atas bantuan tante wiki yang merupakan teman baik dari si embah, saya di jelaskan siapa LOUIS BRAILLE ini,,Louis Braille adalah pencipta sistem tulisan Braille yang digunakan oleh orang-orang buta. [url]http://id.wikipedia.org/wiki/Louis_Braille[/url]
tanpa tendeng andeng andeng, saya buka lembaran pertama si buku. saya raba dengan khusuk permukaan kertasnya, setiap incinya, setiap sudutnya. saya merasa mata saya sudah pindah ke ujung jemari, mencoba meliat tonjolan tonjolan yang mungkin tak kasat mata. sudah 20 menit saya melakukan ritual tsb, dari satu halaman ke halaman yang lain, tidak satupun saya temukan tonjolan tonjolan yang berbaris rapih. saya hanya menemukan debu debu halus di atas permukaan kertas yang agak kekuningan yang sekarang sudah pindah ke jemari saya.

HUFFFFF...banyak jalan menuju roma, kata pepatah. berarti banyak cara untuk membacanya. mungkin bukan dengan jalan yang ini. saya harus putar balik dan memulai semuanya dari awal.
i got u turn!!arrggghhh..

entah dapet angin dari mana, tiba tiba saya inget dengan percobaan kecil kecilan pas es de kelas 4. percobaan dengan cuka, dimana cuka yang di oleskan di atas kertas, dapat terbaca jika dipanaskan dengan api..EUREKA!!
dengan perbekalan Lighter di tangan, saya mulai memanasi halaman pertama

"GENDIIIIIISSSH!!!LO LIAT LIGHTER GW NGGA???"

teriakan kakak membuyarkan konsentrasi saya, alhasil halaman pertama bolong dimakan api tanpa ada satu hurufpun yang timbul..holly crap!!!

bagaimana sepak terjang gendish dalam mencari huruf huruf yang hilang?
ikuti terus kisahnya dalam TAK TERBACA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar