memang benar hati tak dapat berbohong
sekalipun ditutup pleh ribuan gembok
ditindih oleh jangkar kapal
dia akan tetap kembali kepermukaan
aku mencoba diam dan menutup mata
namun di hati dia seperti beranak pinak
tumbuh dan bertambah
mekar dan berbunga
sudahlah sudah
ku tak mau berbohong lahi
namamu bagai zikir dihatiku
banyak dan berulang
memenuhi disetiap sudut hatiku
kau selalu mencuri nafasku
mencuri otakku
mencuri waktuku
mengambil alih hidupku
ingin ku membencimu
namun itu tak bisa
karena..
aku terlanjur menyukaimu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar