aku hanya bisa memandang dalam diam
kedaanmu yang tenang dibawah sana
keinginanku hanya satu
aku ingin cepat bersatu denganmu
aku lelah bergantung tanpa kepastian
rasanya, asam telah menggerus tubuhku
sedikit demi sedikit
aku hanya tidak ingin keliatan kurus ketika aku cium tubuh padatmu
drapery menghiburku
"kamu bisa tidur diselimuti tiraiku jika kamu lelah"
tapi tak pernah sekalipun ku iyakan tawarannya
bagiku kamu satu satunya penawar smua kepenatan dalam jiwa
sayup sayup suara baby gordam memecah kesunyian
makin lama semakin keras hingga mengusik pertapaan jangkrik buta
jika saja aku bisa menyentuhmu
aku pasti bisa membangunkanmu untuk menenangkannya
aku hanya bisa berharap
tetesan yang keluar dari pori poriku bisa membuatmu sadar atas keeksistensianku
endapkan smua kapur yang ku bawa, anggap saja sebagai kado sebelum kita bertemu
agar secepatnya kita bisa bersatu di dalam kegelapan abadi ini
-buni ayu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar